Berita Kegiatan Kampus

#

150 Mahasiswa Unisa Ikuti Toefl ESF

UNISA, - Sejumlah 150 orang mahasiswa Universitas Islam Al-Ihya Kuningan mengikuti test Toefl yang diselenggarakan oleh Unisa dan bekerjas sama dengan Education Service Foundation (ESF). Kegiatan tersebut dimulai pukul 10.00 WIB di Aula Kampus I Unisa Jalan Mayasih No. 11 Cigugur Kuningan. Hadir pada giat tersebut Kabag Humas dan Kerjasama Unisa Sopandi, M.Pd dan tim ESF Bandung.

“Alhamdulillah, bersama dengan ESF yang berkantor pusat di Bandung, Unisa bisa menyelenggarakan Toefl test hari ini (24/04). Kegiatan kali ini merupakan tahap pertama alhamdulillah antusias mahasiswa pun bagus. Ini penting, sebab dengan mengikuti test toefl, dapat dijadikan bagi yang ingin menambah pengalaman dan memperluas wawasan,” tutur Sopandi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa toefl test merupakan penilaian dan evaluasi akurat pemahaman seseorang terhadap penguasaan bahasa Inggris. Empat kategori soal dalam tes Toefl yakni Reading, Listening, Speaking, hingga Writing bisa mengevaluasi kemampuan bahasa Inggris yang dimiliki.

“Tidak sedikit kita temukan ada orang yang sangat menguasai Speaking tapi kurang dalam hal grammar dan tes tertulis. Sebaliknya, ada orang yang sangat pandai dan menguasai struktur bahasa Inggris namun tidak menguasai percakapan dalam bahasa Inggris. Nah Toefl ini menjadi salah satu media penguji diri, sudah sampai manakah penguasaan bahasa Inggris kita,” ujarnya.

Toefl pertama kali ditemukan pada tahun 1963. Toefl generasi pertama tersebut diciptakan dan dikembangkan oleh ETS (Educational Testing Service) . Awalnya, tes hanya digunakan oleh masyarakat seputar New Jersey untuk mengukur kemampuan Bahasa Inggris ketika akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Namun, siapa sangka bahwa tes tersebut menjadi standart Bahasa Inggris Internasional.

“Insyaallah, untuk tahap kedua akan segera diselenggarakan. Semoga dengan berlangsungnya kegiatan ini dapat dioptimalkan oleh mahasiswa Unisa maupun dari pihak eksternal sebagai media uji kemampuan diri dalam berbahasa Inggris. Tentu nanti setelah Toefl akan keluar sertifikat dengan skor kemampuan. Jika memiliki skor yang tinggi, sertifikat dapat menjadi administrasi pendukung baik pada jenjang akademik maupun profesi pemiliknya,” pungkas Sopandi.***(HUMAS)

Share:

Testimoni

Bagaimana mereka bercerita tentang UNISA Kuningan

#

HUBUNGI KAMI

Jika ada pertanyaan anda dapat menghubungi kami melalui WhatsApp dengan cara mengklik tombol Contact US

  • #
  • #
  • #
  • #
  • #